Loading
#htmlcaption1 Gambar update dan Informasi belum diedit!

Olshop... Please Sabar & Jujur Yaa..

Merry Indria | Saturday, January 16, 2016 |
I Pengalaman paling menyebalkan saat belanja online, pasti ada yah dapet penjual ketus? Saya nih korbannya. Sebel campur geregetan tapi cuma bisa sabar aja (yang harusnya dia sabar ngeladeni customers, bukan sebaliknya yah..). Wajar sekali kalau customers banyak nanya, karna kalau ga banyak nanya gimana bisa tahu kondisi barang yang akan kita beli. Beli online ga sama dengan beli offline. Kita seperti meraba-raba dan menerka, barang sama nggak ya sama fotonya? Karena foto juga pengaruh hasil akhir. Kalau fotonya keren otomatis kan banyak yang minat para pembeli, dan dalam photography pencahayaan juga pengaruh, jika tidak pas cahaya akan merubah warna. Sering kali kan kita lihat, warna agak sedikit berubah karena cahaya? 

Nah, saya termasuk tipe pembeli yang agak banyak tanya, terutama untuk beli sebuah tas branded. Pernah suatu kali saya beli, kurang info dan tanya, akhirnya barang yg datang tidak seperti yang saya bayangkan. Itu pengalaman saya yang saya jadikan guru. Uang 300rb mungkin untuk sebagian orang tidak besar yah, bagi saya itu sangat mahal apalagi barang yang datang dengan kualitas yang seburuk itu. Jadi kali ini saya entah "gawan bayi" atau apa tiba-tiba saya pengen banget beli tas. Akhirnya saya browsing, trus ketemu salah satu olshop ini. Saya hubungi dia, dan tau nggak, kesannya maksa banget buat order, saya dikasih format order berkali-kali, padahal saya belum selesai tanya. Sayang sekali saya lupa capture chat saya dengan dia, keburu saya hapus. Akhirnya, saya urungkan niat saya untuk order di olshop ini. Saya nggak peduli dia bete atau apa, saya kemudian ingin inget-inget nama olshop dia, karena saya sudah kebanyakan ngintip IG olshop tas, ketemu dan tahu nggak apa yg dia upload??? 


Okay postingan nyinyir untuk customers dia yang banyak tanya dan lalu kabur, hihihihi.. Apakah itu termasuk saya?? Mungkin aja sih karena saya juga tanya-tanya. Eh tapi saya ga shock loooh lihat  harganya, saya mampu beli tas dia seharga segitu (bukan sombong atau apa, seperti yg dia bilang kan, kalau beli harus siap duit). 

Apa sih No Hit & Run? Sepengetahuanku yaah, no hit and run itu customers yg udah rekapan atau totalan trus ga mau bayar lalu kabur dan menghilang. Nah, di sini saya kan masih taraf bertanya belum totalan. Hihihihi.. :p 
Seharusnya dan sepatutnya para pekerja olshop melayani customers dengan sabar, emang begitu kan resiko jualan, melayani orang-orang yg bertanya dan bertransaksi, jangan mau duitnya doank baru kasih senyum. Yealaah, semua orang juga bisa gitu keles... Kan enak kalau lihat text yang nyenengin, menanggapi dengan emote smile2 gitu (even though orangnya ga smile). Kalau dijudesin, diketusin pas nanya-nanya trus dipaksa isi format order ya jadinya males donk nanya belum puas kok langsung suruh order melulu. Akhirnya fix saya males ga mau order di olshop ini.

Daaaaan... Beberapa jam setelah kepo tadi, saya kembali kepo. Pengen tahu caption detail tas tadi sih, lihat ukuran tas dan kualitasnya. Eh kok saya lihat foto yg ga asing lagi yaaah.. Oops ternyata foto owner salah satu olshop tas yg sudah laris manis, dan parahnya dia nge-klaim kalau owner itu adalah customer dia. 


Bayangin yah, kl km punya usaha jual beli tas trus kamu foto dengan barang dagangan kamu buat promosi lalu dengan mudah ada orang lain ambil foto kamu dan ngaku-ngaku itu pelanggan orang itu, gimana rasanya??? Hehehe... Saya yang lihat kaget dengan caption dia, berarti dalam hal ini ada ketidak jujuran dalam berdagang. Padahal yang utama dari olshop adalah kejujuran dan pelayanan. Dari sini customers yg sudah kenal dengan wajah "customer" dia mih bakal bisa nilai kok, wah ada yg tidak beres nih dengan foto ini. Masa pemilik olshop tas yg menjual hermes birkin bisa jadi customers dia? Dan dilihat harga malah lebih murah pembelinya daripada penjualnya? Dilihat dari follower juga jauuh, sekarang di sini yang jadi customer siapa?? 

Kapok jual beli di olshop? Enggak. Coba saya tinggal di Jakarta, akan lebih mudah mendapatkan barang-barang yg saya butuhkan dan yg saya inginkan. Tapi, saya tinggal di kota kecil yang terkadang ada barang yg sulit dan tidak ada yang menjual barang yang unik. Jadi, saya emang harus beli di online untuk memudahkan saya mendapatkan barang tersebut. 

Hati-hati saja dengan online shop yang customer service-nya sedikit maksa, ditakutkan ada unsur "penipuan" di dalamnya. Lebih baik waspada terlebih dahulu, dan berhati-hati. Kalau mau belanja olshop, lebih baik dilihat followers dan yang lebih penting testimonies mereka. Kalau bisa lihat di tag foto2 mereka. Dan yang terakhir pastikan nama rekening atas nama owner olshop itu sendiri. 

Happy shopping :) 





Read More
Be the first to comment!

Suamiku, Ijinkan Aku Menjadi Wanita Sholehah

Merry Indria | Sunday, October 18, 2015 |

Alhamdulillah pagi ini dapat kajian Islam gratis, saat saya pergi ke pengajian minggu. Tema kali ini adalah tentang istri yang sholehah. Wah cocok sekali dengan saya yang ingin belajar menjadi istri solehah. Istri yang baik akhlaknya untuk suami dan anak-anak saya, dan saya masih jauh dari itu semua. Saya masih "ndablek" jadi istri, masih semaunya sendiri, masih kurang melayani suami, masih membantah perintah suami, ya Allah saya ingin merubah semuanya. 

Oke balik ke wanita sholehah tadi ya... Dalam hadist Rasul dikatakan:


"Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah." (HR. Muslim no. 1467)


Bayangkan perhiasan mahal, pasti yang punya perhiasan akan menyimpan perhiasan itu pada tempatnya, ditempatkan yang baik agar orang lain tidak mengetahui dan mencuri. Sama halnya dengan wanita dan istri sholehah, mereka akan memelihara harta yang disebut aurat. Jika wanita masih lajang lalu tampak aurat mereka, yang menanggung dosa adalah orang tua mereka. Namun jika wanita yang sudah bersuami, lalu mereka menampakkan aurat mereka, yang menanggung dosa bukan hanya sang wanita tetapi suami mereka juga menanggung dosa, karena itu adalah tanggung jawab suami yang harus pintar mendidik istri-istri mereka. 

Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa sebulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai." (HR. Ahmad) 

Menjadi istri sholehah memang tidak segampang kita membaca hadist diatas. Saya masih belum kusyuk untuk menjalankan shalat 5 waktu, terkadang juga masih terlewat. Bismillah, semoga setelah ini saya harus bisa istiqomah menjalankan shalat 5 waktu dengan kusyuk, aamiin. 
Saat puasa Ramadhan, saya juga masih mengeluh. Mengeluh lapar, haus dll, astagfirullah.. Apalagi taat pada suami, saya masih bawel kl disuruh suami, nuntut suami untuk mengerti keadaan saya tapi saya tidak mau mengerti keadaan suami. Rasanya saya malu sekali mendengar ceramah tadi pagi, ternyata saya masih jauh dari kriteria istri sholehah. 

Saya mantap berhijab dikarenakan juga karena suami. Sebenernya bukan suami yang menyuruh saya, karena saya pernah membaca artikel, dan di artikel itu menyebut "jika istri tidak menutup aurat, dosa2 dihitung tiap helai rambut, dan suami juga menanggung dosa tersebut." Disitu saya terbuka hati untuk menutup aurat, meskipun awalnya juga tidak mengerti penuh bagaimana cara menutup aurat dengan benar. 
Sekarang saya sedikit demi sedikit tahu bagaimana menutup aurat dengan benar, Insya Allah.. Pelan-pelan saya membuat sendiri khimar yang besar-besar. Awalnya saya juga risih, tapi lama kelamaan terbiasa. Niat saya cuma ingin taat, menjaga diri dan menjaga kehormatan diri, sehingga jika saya jauh dari suami, hijab akan menjaga saya dari gangguan. Semoga suami saya mengerti akan hal ini, dan tidak memandang saya aneh juga.. Banyak public figures yang sekarang berpenampilan syar'i dan mereka terlihat tambah cantik. Seperti kita tahu, artis Lyra Virna dan Cindy Fatikasari salah duanya, mereka adalah selebriti yang sekarang sudah menginspirasi banyak kaum hawa untuk berpenampilan lebih syar'i. Saya mengagumi mereka. 

Untuk akhlak, perbaiki akhlak kita masing-masing, saling mengingatkan tanpa menyakiti. Kita harus tahu, untuk berhijrah menjadi baik pasti akan ada orang-orang mencemooh kita, bahkan cemooh itu bisa kita dapat dari orang terdekat. 

Istri sholehah harus taat pasa suami.. Emang jika kita membaca atau mendengar, sekilas memang mudah. Aah tinggal ngelaksanain perintah suami saja masa susah sih? Nah, di sini kita lihat, perintah seperti apa, kalau untuk bermaksiat ya jangan dilakukan, jika perintah itu baik ya harus dilakukan. Paling sulit saat berbeda pendapat dengan suami. Suami maunya ditaati dan merasa dia pemimpin, lalu tidak mau mendengar pendapat istri. Bagaimana perasaan istri dalam hal ini, padahal seorang istri juga butuh pendapatnya didengar bukan diabaikan.. Sebagai suami istri harus saling peduli, memahami dan tidak boleh saling egois. 









Read More
Be the first to comment!

Perempuan, Hargai Tubuhmu

Merry Indria | Wednesday, September 30, 2015 | | |



Ini kisah sebenernya dari seorang kawan dekat, bahkan dibilang sangat amat dekat sekali. Suatu malam dia curhat sama saya, curhatan tentang seorang model wanita genit (ah entahlah di sini siapa yang genit saya jg tidak tahu, yang pasti tak akan ada asap kalau ga ada api - ada hubungannga ga sih? Hehehe..)
Dia cerita tentang kecemburuannya terhadap pasangannya. Pasangannya ini seorang photographer yang sedang memulai karirnya dibidang photography. Suatu hari pasangan teman saya ini (sebut saja kadir) pamit ke istrinya mau ke Puncak untuk acara prewedding. Tanpa ada rasa curiga si istri mengijinkan kadir bermalam di puncak. 
Saat itu weekend. Pas malam minggu si istri menelpon kadir tapi tak ada jawaban, dan kadir pun tak menelpon balik sampai esok paginya. 

Tanpa ada rasa curiga apapun dan berpikir positif, si istri hanya percaya dengan alasan kadir. Waktu berlalu kemudian tanpa sengaja si istri melihat foto kadir asyik selfie dengan model yg dia foto beberapa hari yang lalu. Dia melihat tangan suaminya memegang pundak sang model dengan bibir terseny lebar. Woooow dahsyat, si istri cemburu karna dia tidak pernah melihat ekspresi sang suami seperti itu saat berfoto dengannya. Ada rasa iri, dan cemburu tentu saja. 

Teman saya bilang sama saya, "tau ga Ri, tu cewek pake hot pants. Pake you can see, dan ada foto dia dikelilingi laki-laki. Perempuan macam apa itu?" Saya ngerti sekali sih perasaan dia bagaimana. Dan yg saya juga agak (maaf) jijik dengan cerita teman saya, baru kenal dengan kadir dan berfoto berdua, kadir ngerangkul sang model, dia tanpa rasa canggung bak sepasang kekasih. 

Memang sih untuk di luar besar mungkin pergaulan seperti itu wajar, namun tidak untuk kami. Ada batasan-batasan yang tidak boleh kami lakukan, yaitu tidak bolek berpegangan dengan yg bukan muhrim. Dan wanita sebaiknya berpakaian sopan apalagi dihadapan banyak laki-laki. 

Saya tidak membayangkan, saya berpakaian tapi seperti telanjang, dan tubuh saya diabadikan dengan kamera lalu di share di media sosial. Apalagi berfoto selfie berdua dengan suami orang, pake dipegang-pegang mau juga.. Jadi emosi saya.. Hiihihhihhi.. 

Lalu teman saya bertanya, di sini siapa yang salah? Bagi saya keduanya salah. Kenapa si laki-laki mau diajak foto sama perempuan lain? Dan dengan bangganya dibagi ke teman2nya? Ga ingat istrinya yang punya perasaan? Apa kata orang lain melihat foto seperti itu? 
Si modelnya juga genit, diajak foto berdua juga mau, dirangkul bukannya menghindar malah cengengesan. Bangga gitu ada laki-laki pegang-pegang tubuhnya? Naudzubillah.. 

Saya lihat si model ga terlalu cantik kok, sebelum diberi tahu fotonya saya pikir si model cantik kaya Catty Sharon, putih, imut, tapi setelah diberi tahu asliiiii kaget... Luar bayangan saya tadi. Dengan modal pakaian mini aja dia bisa jadi model. Entah dibayar berapa sampai memamerkan paha.. Sama ayam Kfc murah mana yah.. Jadi mikir.. Astaghfirullah... 

Saya yang dikasih tahu foto si perempuan cuma ngasih nasehat supaya teman saya ini hatinya tidak dikelilingi makhluk2 jahat yang menghasutnya. Saya hanya bilang kepadanya, "kamu jangan cemburu dengan perempuan model begini. Lihat aja pahanya dipameri-pamerin begitu. Masih cantik kamu. Kamu masih bisa menjaga dirimu dengan menutup tubuhmu dengan hijabmu. Cemburulah dengan wanita-wanita solehah di luar sana, yg segenap tenaga dia menjaga tubuhnya dari tangan laki-laki genit." Dalam hati sih saya juga banyak kekurangan, belum pantas memberi nasehat seperti ini. 

Barang yang mahal pasti dibungkus dengan cantik. Lihat saja tas branded yang harganya mahal pasti disimpan di tempat yg khusus kan, dan kebanyakan si pemilik ga sembarangan kasih pegang sama orang lain. Beda Kalau barang murah pasti "dilèr-lèr" (kalau bhs Indonesia mungkin dijemur), dipegang-pegang banyak orang. Wong barang murah, hambok didemeèk ga wedhi rusak, regane murah kok iso tuku manèh.. :p

Untuk perempuan di luar sana berpakaianlah yang sopan, agar terhindar dari godaan "setan yang terkutuk", sebagian besar kasus pemerkosaan disebabkan pakaian wanitanya sendiri. Ada yang bilang, jangan salahkan wanitanya, yang berhijab masih diperkosa kok, salahin otak mesumnya. Yang berhijab aja masih ada yang diperkosa apalagi yang tidak berhijab. Sebelum ada kejahatan bukan lebih baik kita melindungi diri terlebih dahulu? Meski tidak berhijab paling tidak dia masih berpakaian dan bertingkah laku baik untuk menghargai dirinya sendiri. Dan bersikap selayaknya wanita berkelas dihadapan laki-laki, bukan seperti wanita murahan yang mau-maunya dipegang, dirangkul sambil ketawa. (Lah kok saya ikutan emosi.. Hihihihhi)

Maaf kalau tulisan saya ada menyinggung pembaca, saya sekali lagi minta maaf. Karena ini pure, murni saya bener-bener khawatir dengan pergaulan jaman sekarang. Apalagi saya punya anak perempuan, semoga saya bisa menasehati gadis saya untuk berperilaku, berpakaian sopan dan berakhlak mulia. Aamiin.. 


Terbukti kan kalau perempuan murahan pasti gampang dipegang-pegang sama laki-laki hidung belang. 

Read More
Be the first to comment!

I Wish I Had

Merry Indria | Wednesday, August 26, 2015 |
Kita sebagai manusia pasti punya keinginan, cita-cita dan impian donk pastinya.. Ada yang ingin jadi designers, make up artist, photographers, dan lain sebagainya. Termasuk saya pastinya. Saya suka banget yang namanya photography, dan alhamdulillah suami juga mendukung sekali kalau saya jadi photographer. Dihadiahi kamera Nikon D7100 sebagai senjata saya dan lensa paling saya suka, Nikor 50mm, dan sebelum puasa kemarin suami beli flash dan triger sebagai pendukungnya. Tapi itu masih belum lengkap yah (bukannya ga bersyukur sih, tapi alat utk photography itu tak hanya kamera dan lensa doank), saya sebenernya masih butuh background, dan lampu2 pendukung lainnya.

Sebenernya impian terbesar saya adalah punya studio yang "pas" sesuai kebutuhan. Karena saya masih newbie dibidang ini, jadi untuk sementara saya hanya bisa berangan-angan, dan terus belajar mengembangkan teknik photography saya. 


Studio yang seperti inilah yang saya inginkan.. Dan sepertinya saya butuh banyak modal, hahaha.. 


Atau lebih sederhana seperti ini. Dengan background putih, grey and black yang saya butuhkan. 
Jadi impian dan apa yang ingin saya punya ada studio lengkap dengan lampu-lampu dan background. Saya masih mencari referensi lampu studio yang terbaik. Sebenernya bukan saya tapi suami saya lah yang bertugas mencari referensi tersebut, saya tinggal menyampaikan apa yang saya inginkan. Hehehehe.. 

Selanjutnya adalah lensa. Nikon 70-200mm f/2.8 VR (77mm filters, 51.8 oz/1,468g with tripod collar). 


Atau Tamron 70-200mm f/2.8 USD VC atau Sigma 70-200mm f/2.8 HSM OS. Lensa Ini cocok untuk acara wedding. Lensa semacam ini cocok untuk mengambil foto jarak jauh. Kita bisa capture moments tanpa mengganggu acara tersebut, jadi kita tak perlu mendekat saat mengambil gambar. Biasanya ini untuk candid ya, mengambil gambar ekspresi sang pengantin atau saat tukar cincin.



Saat bulan Ramadhan kemarin alhamdulillah saya mendapat tawaran motret prewedding. Sebenernya saya sudah mengkonsep temanya, tapi pada saat hari H, ternyata background yang saya butuhkan tidak ada. Maklumlah, studio, background dan lampu masih minjem sama kakak. 


Dan akhirnya saya hanya memakai background ala kadarnya.. Kurang puas juga sih saya sebagai photographer karena konsep yang sudah saya angan-angan tidak terwujud.

Untuk foto black and white ini, hampir mendekati konsep saya, dan saya puas dengan hasilnya. Sebenernya background di foto BnW ini sama seperti foto di atas, merah, tapi sedikit saya akali dengan mengubah warna background menjadi hitam agar lebih drama. Sama seperti kasus foto yang seperti dibawah ini: 



Saya sebenernya kurang sih foto yang terlalu banyak editing di sana sini, jadi keaslian warna foto semakin kurang masuk akal. Saya juga termasuk orang yang ga suka photo infra red, terkesan kurang elegant (menurut pandangan saya looh ya), menurut saya seni itu tak harus berlebihan. Dan satu lagi, saya juga tidak terlalu menikmati foto terutama beauty shot yang modelnya memakai pakaian yang minim dan memasang pose yang "menjijikan". Maaf, wajah kurang cantik maksa untuk cantik dan sexy. 









Read More
3 Comments so far

Healer

Merry Indria | Tuesday, March 31, 2015 | | |
Daebak!!!! Ga bisa diungkapain dengan kata-kata abis nonton drama Korea yang ini. Bikin Galau, bikin jatuh cinta, bikin deg-degan.. :p
Setelah kemarin sempat salah pilih judul, akhirnya "Healer" saya dapatkan juga, hihihihi.. Drama ini emang sudah saya tunggu, paling ditunggu. Mungkin telat (lagi) sih saya nulis tentang Healer, tapi emang saya perlu nulis ini, siapa tahu Ji Chang Wook baca tulisan saya.. :) *mimpi*
Tertarik dengan drama ini sin awalnya karena Park Min Young, says suka dengan PMY, selain cantik, dia juga keren. Dan paling utama sih karena Ji Chang Wook, yang keren, yang punya senyum paling manis sedunia, aaah bikin jatuh cinta terus kalau lihat Ji Chang Wook senyum..




Healer... Menceritakan seorang pria bayaran yang akan melakukan tugas apapun yang akan diperintahkan oleh client, kecuali membunuh. Suatu hari reporter terkenal Kim Moon Ho menyewa jasa Healer untuk menemukan seorang gadis yang hilang beberapa tahun yang lalu. Berkat tugas yang diberikan Kim Moon Ho, Healer menemukan gadis tersebut dan jatuh cinta.

Sebuah insiden berusia puluhan tahun yang melibatkan sekelompok teman-teman yang menjalankan sebuah stasiun penyiaran ilegal menyatukan tiga orang-orang yang berbeda malam tugas misterius dengan codename "Healer" (Ji Chang-wook) yang kebetulan memiliki keterampilan pertempuran top-notch, sebuah wartawan dari situs berita tabloid (Park Min-young), dan seorang wartawan terkenal di sebuah stasiun siaran utama (Yoo Ji-tae). Pada perjalanan untuk menemukan kebenaran dan menyelesaikan misteri dari masa lalu, mereka akan harus berurusan dengan konflik kebenaran. (Sumber by Wikipedia)

CAST
1. Ji Chang Wook as Healer, Seo Jung-hoo/Park Bong-soo

Seorang pria malam yang bertugas "ilegal" dengan codename HEALER, dilengkapi dengan gadget pintar yang biasa dia pakai. Dia adalah utusan terbaik yang dapat mencapai tugas-tugas dengan naluri seperti binatang dan keterampilan pertempuran. Tujuan utamanya adalah untuk menghemat uang dan membeli sebuah pulau terpencil di selatan Samudra Pasifik untuk tinggal di sana saja.


2. Park Min Young as Chae Young-shin/Oh Ji-anSeorang reporter berita yang kuat tapi aneh, dia bermimpi menjadi reporter legendaris seperti Oriana Fallacy dan Kim Moon Ho. Namun dia kemudian tahu ada sebuah cerita di masa lalunya dan pada saat yang sama dia jatuh cinta pada Healer. 


3. Yoo Ji Tae as Kim Moon Ho
Seorang reporter terkenal. Dia adalah adik dari pengusaha media terbesar Kim Moon Shik. Namun hidupnya terikat oleh dua peristiwa di tahun 1980 dan 1992. Tujuannya adalah untuk bertahan setiap hari, dan...... Menemukan anak itu.

Yang tak boleh dilupakan lagi, selain 3 orang diatas, adalah "Hacker Ahjumma", Ahjumma inilah yang mebantu tugas-tugas Healer menjadi lancar





Just finished watching "Healer"... dan aku rasa ceritanya hamper mirip dengan City Hunter yah? Tapi Healer ini dilemmas dengan sangat menarik dan berbeda dengan CIty Hunter..
Setelah nonton Healer, every other drama seems too plain and not thrilling enough anymore! Drama yang mengagumkan dan saya sangat senang menontonnya, tapi masalahnya agar terlalu susah untuk menemukan drama seperti ini. As for me "Healer" is one of the best korean dramas I've seen in the last two years! Great love story, great action scenes, great thrill, and great soundtrack.
Healer has topped all of the dramas I've watched so far. The storyline, actors, music, and everything is just perfect. This drama gives me so much feels that I can't fully express it by words or actions!
Akhirnya The Heirs tergeser oleh hadirnya "HEALER". Sebelum menonton HEALER, The Heirs adalah drama Korea terbaik menurut versi saya, tapi setelah menonton HEALER, waaaah bener-bener tidak bisa membuat saya move on, dan semakin jatuh cinta dengan Ji Chang Wook dan Park Min Young. I think they are best couple, I wish..

Yang tak kalah menarik dari "HEALER" ini adalah, Soundtrack-nya. Salah satu yang bikin saya amazed adalah ternyata lagu Michael Learns To Rock yang judulnya Eternal Love menjadi soundtrack Healer. Lagu atau musik yang seperti ini sangat cocok sekali dengan jalan ceritanya, membuat cerita ini hidup sempurna. Saya menulis ini masih kebayang lho sama Healer, bagaimana kisahnya, setiap scene, setiap adegan favourite saya, dan setiap soundtrack diputar. Ah, yang paling aku suka adalah adegan dimana Young Shin megajak Healer bertemu di bioskop, saya ikutan terenyuh sekali, dan pengen megang tangannya Ji Chang Wook, hihihihihi...

*Bukan, bukan yang ini.. Ini juga favorite scene saya sih, saat mereka nyamar dateng ke acara pertunangan tapi akhirnya mereka masuk ke ruangan dimana calon walikota Seoul sedang mengadakan sesi tanya jawab untuk kampanye-nya* And they are look so amazing in red (Park Min Young) and suit and tie (Ji Chang Wook)






Read More
3 Comments so far